Selasa, 21 Maret 2017
Senin, 09 Januari 2017
RAHASIA TAWAKAL DAN PEMBAGIAN REZEKI
Menurut Imam Al-Ghazali,
tawakal itu digunakan dalam tiga tempat :
1. Tawakal kepada keputusan Allah.
Maksudnya, engkau harus memiliki keyakinan penuh
dan merasa puas dengan keputusan apa pun dari Allah. Hukum Allah tak akan
berubah, seperti yang tercantum dalam Al-Quran dan hadis.
2. Tawakal kepada pertolongan Allah.
Engkau harus bersandar dan percaya penuh pada
pertolongan Allah Azza wa Jalla. Jika engkau menyandarkan diri pada pertolongan
Allah dalam dakwah dan perjuangan bagi agama Allah, maka Allah pasti akan
menolongmu.
3. Tawakal berkaitan dengan pembagian rezeki yang
diberikan oleh Allah.
Engkau harus yakin bahwa Allah Azza wa Jalla
akan mencukup nafkah dan keperluan kita sehari-hari.
Rasulullah SAW bersabda,
“JIka kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal kepada-Nya,
niscaya Dia akan memberimu rezeki sebagaimana Dia memberi rezeki kepada burung.
Burung itu keluar dari sarangnya di pagi hari dalam keadaan perut yang kosong
dan pulang di sore hari dalam keadaan perut terisi penuh.” (HR Imam Ahmad,
At-Tirmidzi, An-Nasa-i, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dan Al-Hakim)
Allah SWT berfirman,
“Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan
(keperluan)-nya.” (QS Ath-Thalaq: 3)
Imam Al-Ghazali mengatakan, “Rezeki itu ada empat macam, yakni …”:
1. Rezeki yang dijamin.
Rezeki yang dijamin merujuk kepada makanan dan
segala apa yang menopang tubuh dan jiwamu. Jenis rezeki seperti itu tak terkait
dengan sumber-sumber lainnya di dunia. Jaminan terhadap rezeki jenis ini datang
dari Allah Ta’ala. Maka, bertawakal terhadap rezeki jenis ini wajib berdasarkan
dalil aqli dan syar’i. Sebab, Allah telah membebankan kita untuk mengabdi
kepada-Nya dan mentaati-Nya dengan tubuh kita. Dia pasti telah menjamin apa-apa
yang menjadi sumber energi bagi sel-sel tubuh kita agar kita dapat melaksanakan
apa yang telah diperintahkan-Nya.
2. Rezeki yang dibagikan.
Rezeki yang dibagi adalah apa yang telah
dibagikan oleh Allah dan telah tertulis di Lauwhun Mahfuzh secara detail.
Masing-masing dibagikan sesuai dengan kadar yang telah ditentukan dan waktu
yang telah ditetapkan, tidak lebih dan tidak kurang, tidak maju dan tidak
mundur dari apa yang tertulis itu.
Rasulullah SAW bersabda, “Rezeki itu telah dibagikan dan kemudian telah diberikan semuanya. Tidaklah ketakwaan seseorang dapat menambahkannya dan tidak pula kejahatan orang yang berlaku jahat dapat menguranginya.”
Rasulullah SAW bersabda, “Rezeki itu telah dibagikan dan kemudian telah diberikan semuanya. Tidaklah ketakwaan seseorang dapat menambahkannya dan tidak pula kejahatan orang yang berlaku jahat dapat menguranginya.”
3. Rezeki yang dimiliki.
Rezeki yang dimiliki adalah harta benda dunia
yang dimiliki oleh manusia sesuai dengan apa yang telah ditakdirkan oleh Allah
untuk dia miliki. Dan ini termasuk rezeki dari Allah. Allah berfirman,
“Belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan
kepadamu.” (QS Al-Baqarah [2]: 254).
4. dan rezeki yang dijanjikan oleh Allah SWT.
Adapun rezeki yang dijanjikan adalah segala apa
yang telah dijanjikan oleh Allah kepada hamba-hamba-Nya yang bertakwa dengan
syarat ketakwaan, sebagai rezeki yang halal, tanpa didahului oleh usaha yang
bersusah payah. Sebagaimana firman Allah SWT, “Barangsiapa yang bertakwa kepada
Allah, niscaya Dia akan mengadakan bagianya jalan keluar. Dan memberinya rezeki
dari arah yang tiada disangka-sangka.” (QS Ath-Thalaq : 2-3)
Inilah beberapa jenis rezeki dari Allah, dan wajib bagi kita untuk
bersikap tawakal dengan rezeki yang dijamin oleh-Nya. Maka, perhatikan hal ini
dengan seksama.”
--Dikutip dari Kitab
Minhajul ‘Abidin karya Imam Al-Ghazali--
Jumat, 06 Januari 2017
setelah
berbelanja sepasang petani (suami dan istri) pulang kerumah.
Ketika
mereka membuka barang belanjaan, seekor tikur sedang memperhatikannya dengan
seksama sambil menggumam: "hmmm... makanan apa lagi yang dibawa mereka
dari pasar ??"
Ternyata,
salah satu yang dibeli oleh petani ini adalah Perangkap Tikus.
Sang
tikus kaget bukan kepalang. Ia segera berlari menuju kandang ayam dan
berteriak: "Ada Perangkap Tikus....!! Ada Perangkap Tikus di rumah ....!! sekarang
ada perangkap tikus....!!"
Sang
Ayam berkata: "Tuan Tikus... Aku turut bersedih, tapi itu tidak
berpengaruh terhadap diriku"
Sang
Tikus lalu pergi menemui seekor Kambing sambil berteriak... " Ada
Perangkap Tikus di rumah ....!! sekarang ada perangkap tikus....!!"
Sang
Kambing pun berkata: "Aku turut bersimpati... tapi tidak ada yang bisa aku
lakukan"
Tikus
lalu menemui Sapi. Ia mendapat jawaban sama. "Maafkan aku. Tapi perangkap
tikus tidak berbahaya buat aku sama sekali"
Ia
lalu lari ke hutan dan bertemu Ular. Sang ular berkata: "Ahhh... Perangkap
Tikus yang kecil tidak akan mencelakai aku"
Akhirnya
Sang Tikus kembali kerumah dengan pasrah mengetahui kalau ia akan menghadapi
bahaya sendiri.
Suatu
malam, pemilik rumah terbangun mendengar suara keras perangkap tikusnya yang
dia pasang berbunyi menandakan telah memakan korban. Ketika melihat perangkap
tikusnya, ternyata seekor ular berbisa. Buntut ular yang terperangkap membuat
ular semakin ganas dan menyerang istri pemilik rumah. Walaupun sang Suami
sempat membunuh ular berbisa tersebut, sang istri tetap terkena gigitan ular.
Sang
suami harus membawa istrinya ke rumah sakit dan kemudian istrinya sudah boleh
pulang namun beberapa hari kemudian istrinya tetap demam.
Ia
lalu minta dibuatkan sop ceker ayam oleh suaminya, (karena, sop ceker ayam
sangat bermanfaat buat mengurangi demam). Suaminya dengan segera menyembelih
ayamnya untuk dimasak cekernya.
Beberapa
hari kemudian sakitnya tidak kunjung reda. Seorang teman menyarankan untuk
makan hati kambing. Ia lalu menyembelih kambingnya untuk mengambil hatinya.
Masih,
istrinya tidak sembuh-sembuh dan akhirnya meninggal dunia.
Banyak
sekali orang datang pada saat pemakaman. Sehingga sang Petani harus menyembelih
sapinya untuk memberi makan orang-orang yang melayat.
Dari
kejauhan... Sang Tikus menatap dengan penuh kesedihan. Beberapa hari kemudian
ia melihat Perangkap Tikus tersebut sudah tidak digunakan lagi.
Suatu hari,,, ketika anda mendengar
seseorang dalam kesulitan dan mengadu kepada anda,, tapi anda mengira bahwa itu
bukan urusan anda,, pikirkanlah sekali lagi.
*******
Kamis, 17 November 2016
MACAM MACAM OBAT DAN VITAMIN AYAM SERTA FUNGSINYA
Bagi anda seorang penggemar
ayam atau peternak kecil kecilan, tentunya anda akan merasa sedih jika salah satu ayam anda sedang
sakit. Ada macam-macam obat untuk ayam sebagai berikut:
Vita Chicks
Vitamin anti biotic ini mempunyai fungsi untuk mempercepat pertumbuhan
ayam, mencegah kekurangan Vitamin pada ayam, dan mengatasi stress pada
ayam, serta mengurangi kematian pada anak ayam.
Vita Plex
Vitamin B kompleks untuk unggas yaitu mencegah dan mengobati penyakit
yang disebabkan kekurangan vitamin B kompleks, menambah daya tahan tubuh
ayam terhadap penyakit, mencegah stress terutama pada waktu perubahan
cuaca, vaksin atau pindah kandang, serta mempercepat pertumbuhan.
Tetra Chlor
Merupakan anti biotic, vitamin dan mineral yang berfungsi sebagai obat
penyakit korisa (pilek, snop, muka bengkak), penyakit kolera (berak
hijau) dan CRD (ngorok) pada ayam.
Trimezyn
Anti biotic, vitamin dan mineral yang berfungsi untuk mengobati korisa, kolera, CRD, pullorum dan mencret kuning pada ayam.
Supertop
Kegunaan dari supertop ialah untuk memperpanjang nafas dan membuat ayam bergairah serta menambah tenaga ayam.
Poligrip
Vitamin ini merupakan pencegah kelumpuhan pada ayam dan juga bisa digunakan pada bebek dan unggas lainnya.
Sulfamix
Berbentuk cairan suntik dan bisa juga diteteskan ke mulut ayam. Kegunaan
dari Sulfamix ialah mengobati Berak darah, berak kapur, korisa, kolera
dan Ngorok (CRD) pada ayam.
Hemavit Plus
Mengatasi anemia yang disebabkan kekurangan zat besi, mengatasi
kekurangan vitamin, meningkatkan kekurangan vitamin dan meningkatkan
nafsu makan dan minum pada ayam.
Ingluvicup
Mengobati tembolok yang diakibatkan oleh benda asing, jamur protozoa dan parasit lainnya yang ada pada ayam.
Neobro
Kegunaan dari Neobro ialah mempercepat pertumbuhan ayam, mengurangi
angka kematian ayam, dan juga meningkatkan efisiensi penggunaan ransum.
Electrovit
Vitamin dan anti biotic berfungsi mengatasi segala bentuk stress pada
ayam, menjaga keseimbangan elektrolit, meningkatkan nafsu makan dan
memelihara kesehatan serta produksi yang optimal.
Rodalon
Membasmi bakteri, fungi dan virus penyebab penyakit pada ternak ayam dan manusia, seperti penyakit ND, kolera, thypus, cacar, dventri, TBC, Marek, dan penyakit umum lainnya pada ayam dan dapat juga mengurangi bau kandang serta memberikan rasa segar.Sumber :http://blogternakayam.blogspot.co.id/2015/02/obat-dan-vitamin-untuk-ayam.html
Kamis, 27 Oktober 2016
Langganan:
Postingan (Atom)
